Filosofi Teh Poci: Nikmati Dulu Pahitnya, Baru Manisnya

  Sudah agak lama, pacar tiba-tiba beli poci teh tanah liat. Iya, yang khas Tegal gitu. Katanya waktu itu papasan sama bapak yang jualan poci ini di depan Kalibata City Square. Pocinya doang sih, tapi gak masalah, karena kebetulan ada stok mangkuk mungil buat minum teh. Buat saya, kebetulan banget nih! Sedari dulu saya ingin… Lanjutkan membaca Filosofi Teh Poci: Nikmati Dulu Pahitnya, Baru Manisnya

Cerita tentang Handphone: Jatuh, Hilang, Disamber Preman

  Kalau kemarin¬†saya bercerita soal dompet, kali ini mau berbagi cerita ringan lagi tentang handphone alias hape. Alias telepon selular alias ponsel. Beda dengan dompet yang jarang banget ganti, seperti yang di cerita terakhir usianya udah hampir sepuluh tahun, nah kalau tentang hape ini ceritanya entah tentang berapa hape yang saya pernah saya miliki. Pertama… Lanjutkan membaca Cerita tentang Handphone: Jatuh, Hilang, Disamber Preman

Diterbitkan
Dikategorikan dalam sehari-hari

Cerita Tentang Sebuah Dompet

  Nulis yang ringan-ringan (lagi) ah. Kemarin saya ngobrol sama pacar tentang banyaknya¬†ketololan di hidup saya. Iya, saking tololnya saya, teman-teman saya dulu pernah menyarankan saya untuk bikin buku berjudul “Ketololan Bayik”. Dan tololnya, ampe sekarang buku itu belum pernah tertulis juga, padahal stok cerita ketololan saya kian bertambah. Eniwei, saya lantas teringat pada dompet… Lanjutkan membaca Cerita Tentang Sebuah Dompet

Diterbitkan
Dikategorikan dalam sehari-hari

Seminggu Kemarin: Hidden Tributes, Smurfs dan Kokotan

Penampakan Soto Seger Mbok Giyem

  Ada baiknya sih saya bikin rekapitulasi seminggu kemarin ngapain. Sekedar buat pengingat aja buat diri yang makin pelupa ini. Eniwei, minggu kemarin nggak ada yang luar biasa meskipun tetap saja hari-hari tetap menyenangkan (buat saya). Di hari kejepit antara Minggu dan libur Nyepi, saya dan pacar memutuskan menonton Hidden Figures. Berhubung yang masih tayang… Lanjutkan membaca Seminggu Kemarin: Hidden Tributes, Smurfs dan Kokotan

Diterbitkan
Dikategorikan dalam sehari-hari

Plus Minus Tinggal di Kalibata City

Saat mau pindah ke Jakarta, semua yang bertanya,”Tinggal di mana?” jadi bergidik mendengar jawaban saya. Hehe, ya nggak bergidik banget sih, tapi nyaris nggak ada yang setuju ketika saya jawab,”Mungkin di Kalibata sih.” Rata-rata bilang: kawasan macet, kumuh, nggak aman, jauh dari mana-mana. Sementara pertimbangan saya dan kekasih, karena tempat kerja kami berbeda, kami ambil… Lanjutkan membaca Plus Minus Tinggal di Kalibata City

Saya Rindu Jakarta, Tapi Tiba-Tiba Rindu Itu Sirna

  Underpass pertama di Bali, akhirnya memasuki tahap akhir. Uji coba telah digelar, sekarang underpass yang dibangun sebagai solusi kemacetan daerah Simpang Siur, bisa digunakan para pengendara motor maupun mobil. Underpass yang nggak gitu panjang ini hanya untuk jalur arah Sunset Road-Airport dan sebaliknya. Dampak positifnya, arus dari Sanur ke Nusa Dua dan sebaliknya menjadi… Lanjutkan membaca Saya Rindu Jakarta, Tapi Tiba-Tiba Rindu Itu Sirna

Permainan Masa Kecil

  Saya, seperti juga jutaan manusia di muka bumi ini, sedang tergila-gila bermain Candy Crush Saga. Pagi ini tiba-tiba terbersit bahwa kita nggak ada bedanya dengan kita saat kanak-kanak. Gemar bermain, bedanya kalau dulu lebih ke aktifitas fisik dan butuh teman bermain, kalau sekarang cukup dengan gadget dan kalau pun bermain dengan teman, secara virtual… Lanjutkan membaca Permainan Masa Kecil