10 Tips Seputar Saat Check-in di Hotel

by on

 

Artikel yang saya tulis sekian lama tentang peraturan soal menginap di hotel ini mengundang banyak pengunjung. Banyak pengunjung, banyak komentar dan banyak pertanyaan, yang lantas membuat saya terpanggil (halah) untuk menulis tips seputar check-in di hotel. Nggak, saya nggak akan membahas tips check-in bersama pacar atau siapapun yang bukan suami istri (!!), meskipun banyak juga pertanyaan seputar itu. Kita bahas yang layak diketahui namun terkadang dilupakan aja ya!

1. Check-in sesuai waktu yang ditetapkan

Saat Anda melakukan reservasi dan mendapat konfirmasi, perhatikan jam check-in yang tertera di peraturan hotel yang bersangkutan. Karena sekali lagi saya tekankan, peraturan satu hotel dengan hotel lainnya berbeda. Makdarit, mending pastikan dulu agar Anda tidak terlalu pagi datangnya atau terlalu malam. Oya, banyak hotel di Eropa dan belahan dunia lainnya, sungguh tegas soal peraturan jam check-in ini lho! Karena bisa jadi resepsionis pulang setelah jam check-in yang tertera di konfirmasi. Ini berdasar cerita seorang teman baik yang beruntung tiba di hotel jam lima sore kurang lima menit. Beruntung juga saat itu ada badai salju, kata resepsionisnya, karena kalau cuaca normal, resepsionis itu sudah pulang jam lima teng dan nggak bakal ada yang melayani teman saya untuk check-in!

2. Bagaimana jika terpaksa early check-in?

Apabila Anda terpaksa early check-in alias check-in sebelum waktu yang ditentukan, baiknya beritahukan kepada hotel saat melakukan reservasi atau sebelum kedatangan. Saat Anda booking melalui online travel agent, biasanya ada kolom “Special Notes” atau “Special Request” yang bisa Anda gunakan untuk menginformasikan jam kedatangan Anda. Tidak semua permintaan early check-in akan dituruti, namun setidaknya hotel sudah tahu terlebih dulu dan siapa tahu, saat Anda check-in, pas ada kamar yang sudah siap tersedia.

3. Bagaimana jika permintaan early check-in tidak bisa dipenuhi?

Misalkan karena pesawat Anda hanya tersedia pada saat pagi hari, yang berarti Anda tiba di hotel jauh sebelum saat check-in yang ditentukan, bagaimana jika permintaan early check-in Anda tidak bisa dipenuhi oleh hotel?

Anda bisa menitipkan barang bawaan di concierge, lalu Anda memanfaatkan waktu dengan beraktivitas apa saja. Spa atau massage, mungkin? Atau bersantai di pantai? Atau ambil paket tour half-day?

Paling nyaman apabila hotel yang Anda pesan memiliki fasilitas hospitality lounge, yang bisa Anda gunakan selama menunggu. Anda bisa duduk santai, nonton film, memesan makanan dan minuman, dan beberapa hotel menyediakan fasilitas shower untuk tamu yang membutuhkan.

4. Kalau tiba di hotel tengah malam, bagaimana?

Saat melakukan pemesanan kamar, jangan lupa untuk menginformasikan jam kedatangan Anda. Terlebih jika Anda tiba malam hari. Banyak hotel yang tegas, merilis kamar jika sampai jam 00.00 atau waktu yang ditentukan, tamu tidak muncul dan check-in. Istilahnya, no show. Nah, menghindari kamar dirilis ini, informasikanlah apabila Anda kira-kira tiba di hotel malam hari alias late check-in.

5. Perlukah mencetak voucher hotel?

Beberapa hotel berbintang sudah tidak memerlukan voucher hotel dalam bentuk fisik. Jadi, Anda bisa check-in hanya dengan menyerahkan KTP atau paspor dan menyebutkan lewat mana Anda memesan kamar. Tapi, jika Anda was-was, terlebih untuk hotel budget atau di daerah yang tidak “tourism minded”, tidak ada salahnya Anda mencetak voucher hotel sebagai cadangan.

6. Jangan panik jika dimintai deposit

Meskipun Anda sudah membayar kamar lewat travel agent, sering kali saat check-in Anda dimintai sejumlah uang sebagai deposit. Jangan panik dulu. Deposit ini hanyalah jaminan jika Anda mengonsumsi mini bar di kamar, atau menghilangkan kunci kamar. Apabila Anda tidak mengonsumsi apapun, tidak ada kerusakan di kamar dan kunci kamar tetap lengkap saat Anda check-out, Hotel akan mengembalikan deposit Anda. Jadi jangan marah-marah dulu apabila dimintai deposit saat check-in ya!

7. Sedia uang tunai untuk deposit dan keperluan tak terduga

Saya pernah check-in di salah satu hotel bintang dua di Jakarta. Hotel ini termasuk dalam jaringan hotel nasional terkemuka. Yang tidak saya sangka, ternyata hotel itu tidak menerima kartu kredit, baik untuk deposit maupun untuk pesan makanan di restoran. Semua harus dibayar tunai. Terpaksa, saya naik ojek (yang sudah siap di halaman hotel, sepertinya kasus tamu tidak bawa uang tunai sudah lazim di sana) dan pergi ke ATM terdekat. Oya, uang tunai ini juga berguna untuk tips room boy yang mengangkat-angkat koper kita ke kamar.

8. Dapatkan informasi selengkapnya tentang kebijakan hotel

Saat check-in, Anda bisa bertanya serba-serbi kebijakan hotel maupun fasilitasnya. Misalnya, apakah ada free wifi? Jam berapa restoran buka untuk sarapan? Jam berapa kolam renang dibuka dan ditutup? Apakah ada massage yang bisa dipanggil ke kamar? Pendek kata, malu bertanya sesat di jalan. Meskipun biasanya staf front-office bakalan menjelaskan dengan detil, ada kalanya mereka lupa.

9. Minta upgrade kamar? Boleh, kok.

Free upgrade, siapa nolak, ye kan. Tapi ya lihat situasi dulu ya. Kalau pas high season seperti musim Lebaran, lalu minta free upgrade, mungkin staf front office bakalan tersenyum saja. Tapi kalau Anda check-in pas low season, apalagi hotel Anda masih dalam soft opening misalnya, nggak ada salahnya Anda minta free upgrade. Iseng iseng berhadiah, gitu. Jangan lupa pakai senyum dan sopan ya, pun jika ternyata permintaan Anda tidak bisa dikabulkan.

10. Ambil kartu nama hotel sebagai pedoman saat jalan-jalan

Beberapa hotel menuliskan alamat lengkap dan peta singkat di tempat kunci kamar elektrik. Apabila tidak, saat check-in sempatkan mengambil kartu nama hotel yang biasanya disediakan di resepsionis. Gunanya saat Anda pulang dari jalan-jalan, apalagi di daerah berbahasa asing seperti di Taiwan, Anda tinggal menunjukkan kartu nama tersebut ke supir taksi. Jadi nggak perlu susah-susah menjelaskan. Pun jika tersesat, Anda bisa menunjukkan kartu nama hotel ke orang-orang yang sekiranya bisa membantu menunjukkan jalan. (Memang sih, di jaman sekarang Google Maps jadi andalan, tapi anggap saja Anda sial dan hape low batt, mau mengandalkan apa lagi coba.)

Nah, itulah 10 tips check-in di hotel a la saya. Semoga ada gunanya yak! Dan kalau ada yang mau menambahkan, silakan lho, saya tunggu komentar dan sumbang sarannya. Next: tips check-out! Okay?

You may also like

Leave a Comment

Your email address will not be published.