Permainan Masa Kecil

by on

 

Saya, seperti juga jutaan manusia di muka bumi ini, sedang tergila-gila bermain Candy Crush Saga.

Pagi ini tiba-tiba terbersit bahwa kita nggak ada bedanya dengan kita saat kanak-kanak. Gemar bermain, bedanya kalau dulu lebih ke aktifitas fisik dan butuh teman bermain, kalau sekarang cukup dengan gadget dan kalau pun bermain dengan teman, secara virtual saja. Nggak ada kontak fisik.

Lantas saya jadi terkenang permainan yang dulu menjadi aktifitas rutin setiap sore. Orang bilang permainan tradisional, permainan rakyat, dan ini beberapa yang saya ingat:

Umbul / Gambaran – Ini sederhana sih, tapi agak-agak lupa juga. Kita beli segepok kartu yang bergambar macam-macam dan bertema. Lalu kita adu kartu kita dengan kartu lawan, caranya dengan melemparkannya ke angkasa (dengan gaya tertentu, saya susah menggambarkannya). Kartu yang akhirnya terserak akan menunjukkan mana kartu yang berhak menjadi milik kita (atau lawan yang membayar ke kita dengan kartu tertentu, saya lupa). Nah, ini ada satu referensi tentang Umbul ini.

Mainan Anak Umbul Gambaran
Image credit: http://goedangdjadoel.com/

Setinan – Bahasa Indonesianya, main gundu atau kelereng. Kalau Umbul mengasah kemampuan berjudi kita alias faktor untung-untungannya gede banget, kelereng melatih kita untuk menembak pas dan jitu.

Gaprak – Dari beberapa percakapan dengan teman, nggak ada yang punya permainan ini di kampungnya. Apa Gaprak cuma populer di Semarang saja? Ini permainan agak barbar. Ada batu bata yang menjadi sasaran, dan masing-masing kita punya batu sebagai pelurunya. Ada satu ritual yang saya lupa kapan dilakukan, jadi seorang menjadi pimpinan dengan batu ditaruh di kaki, tidak boleh dijepit, lalu dia melompat-lompat dengan satu kaki. Kita wajib mengikuti ke mana dia pergi, tentunya dengan lompatan satu kaki dan dengan batu di kaki juga, dan jangan sampai batu kita jatuh. Paling seru kalau siĀ leader mencari rute yang sulit, seperti naik tangga. Bayangkan kita harus menjaga keseimbangan.

PPO – PPO ini sebenarnya nama minyak kayu putih. Nggak tahu gimana sejarahnya bisa jadi nama permainan.

Jamuran – Permainan berkelompok, di mana kita membentuk lingkaran lalu menyenandungkan lagu Jamuran.

Mainan anak-anak jamuran
Image credit: http://xykids.kidnesia.com/

Benteng – Pasti banyak yang familiar dengan permainan ini. Regu A melawan Regu B, masing-masing punya “Benteng” yang bisa berupa pohon atau tempat tertentu. Yang kecolongan sehingga pemain lawan bisa menyentuh Benteng-nya, itulah yang kalah.

Cuma itu sih sementara yang saya ingat. Tapi intinya, masa kecil dulu penuh dengan gerak. Nggak seperti anak jaman sekarang, yang nggak heran sih banyak yang terkena obesitas karena jarang beraktifitas. Dan masa kecil saya juga mengajarkan sportifitas sedari awal, mengajarkan cara berinteraksi dengan teman, berkoordinasi dengan rekan satu regu.

Memang jamannya beda sih. Sekarang cari lapangan untuk bermain juga susah.

You may also like

1 Comment
  1. dj 4 years ago

    G cm tau yg benteng doang hrhehe

Leave a Comment

Your email address will not be published.