ulasan

Multikemasplastindo Distributor Stretch Film

bayik / Februari 8, 2021
Multi Kemas Plastindo - Distributor Stretch Film

Packaging menggunakan stretch film adalah cara simple dan efektif untuk menjamin keamanan produk atau barang. Tapi dengan banyaknya pilihan, jenis stretch film mana yang paling cocok untuk kebutuhan perusahaan saya?

Panduan Berikut menurut Multikemasplastindo sebagai Distributor Stretch Film semoga bermanfaat bagi Anda dalam memilih jenis stretch film.

Panduan Memilih Jenis Stretch Film yang Sesuai Dengan Kebutuhan

Jika belum mengetahui dengan baik seluk beluk stretch film, hal ini tentunya sangat membingungkan. Berikut adalah panduan singkat dan mudah dalam mengenali berbagai jenis stretch film dan kegunaannya:

Blown film vs cast film

Saat melihat-lihat berbagai jenis stretch film, anda mungkin akan bertemu dengan istilah blown dan cast. Kedua istilah ini membedakan stretch film berdasarkan cara pembuatannya. Kedua jenis stretch film ini juga memiliki sifat, kekuatan, dan kelemahan masing-masing.

Cast stretch film dibuat dengan menekan resin polimer melalui roller. Cara produksi terbaru ini sangat menghemat biaya dan bisa menghasilkan film berkualitas yang murah untuk berbagai aplikasi.

Cast stretch film secara umum lebih bening dan lebih mengkilap saat diaplikasikan, tidak menimbulkan suara, dan tidak mudah robek. Sekitar 75% dari stretch film yang beredar di pasaran sekarang adalah jenis cast stretch film.

Blown stretch film dibuat dengan meniupkan gelembung udara besar pada resin panas yang keluar dari cetakan. Film dilepaskan dari gelembung dan dimasukkan ke roller untuk proses pendinginan.

Blown stretch film harganya lebih mahal, tapi jenis stretch film ini menawarkan daya tahan yang lebih kuat dalam menjaga kestabilan barang. Dibandingkan dengan jenis cast stretch film yang memiliki ketebalan yang sama, blown stretch film lebih tahan terhadap robekan, memiliki daya rekat lebih tinggi, dan sangat mudah merenggang.

Tapi daya rekat yang tinggi juga memiliki kekurangan, blown stretch film mengeluarkan polusi suara yang cukup keras saat di-unroll. Jika diaplikasikan dengan benar, daya renggang yang tinggi pada blown stretch film bisa memberikan jaminan keamanan produk. 

Blown stretch film cocok untuk penyimpanan dalam lingkungan bersuhu rendah, seperti di kulkas, ruang pendingin, dll.

Machine stretch film vs hand wrap stretch film

Stretch film memiliki dua teknik pengaplikasian, bisa menggunakan mesin atau tangan. Hand wrap stretch film diaplikasikan secara manual dengan membungkuskan stretch film di sekitar produk dnegan menggunakan tangan.

Tenaga yang stabil harus diberikan supaya stretch film bisa terenggang dengan konstan dan aman. Jenis stretch film ini biasanya diaplikasikan menggunakan gulungan kecil dan ringan sesuai dengan ukuran tangan manusia.

Machine stretch film lebih cepat, mudah, dan efisien. Selain itu, menggunakan mesin juga bisa mengurangi film yang terbuang dan memberikan hasil akhir packaging yang lebih erat dan konsisten.

Mesin stretch film tersedia dalam versi sepenuhnya otomatis atau hanya semi-otomatis. Biasanya juga dibutuhkan jenis stretch film tertentu untuk setiap mesin.

Perbedaan yang paling mencolok dari keduanya adalah tingkat kerenggangan atau stretc rate film, atau daya renggang maksimal film sebelum robek. Film dengan stretch rate 100% bisa merenggang dua kali lipat tanpa robek.

Stretch rate yang lebih tinggi berarti anda bisa membungkus lebih banyak dengan film yang lebih sedikit, sehingga menghemat biaya packaging. Hand stretch film biasanya memiliki stretch rate 75% – 150%, sementara machine stretch film stretch rate-nya bisa mencapai 200% – 250% atau bahkan lebih.

Multikemasplastindo

Contact:
Jl. Bahagia Permai 1 No.17. Kec. Buah Batu, Kota Bandung 40286, Jawa Barat
Phone: (022) 751 4190
Fax: (022) 751 4316

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *